Zuhairi Misrawi
AKHIRNYA, Pemerintah Mesir menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris (25/12/2013). Keputusan tersebut diambil sehari setelah aksi bom bunuh diri di Provinsi Mansoura, yang menewaskan 16 orang dan melukai 130 orang.
Dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Mesir, setidaknya ada tiga alasan utama di balik keputusan menggemparkan tersebut. Pertama, IM dianggap telah menempuh cara-cara kekerasan dalam mencapai ambisi dan tujuan politiknya. Langkah tersebut diambil karena IM menolak pelengseran atas Presiden Muhammad Mursi, yang terpilih secara demokratis pascarevolusi.