Yustinus Prastowo
Di bawah bayang-bayang realisasi penerimaan pajak yang masih di bawah target, Presiden Joko Widodo mencanangkan Tahun Pembinaan Wajib Pajak pada 29 April 2015.
Optimalisasi penerimaan pajak memang bukan proyek jangka pendek sekali jadi, terlebih berbagai warisan persoalan mendasar yang tak terselesaikan. Alih-alih terjebak dalam tekanan target tahunan, Presiden Jokowi seyogianya kembali ke visi Nawacita yang lebih menjanjikan perbaikan komprehensif. Jika ditempatkan dalam desain besar pembangunan sistem perpajakan, Tahun Pembinaan Wajib Pajak merupakan terobosan yang menjanjikan dan penting bagi reformasi sistem perpajakan.