Tampilkan postingan dengan label Bahrul Ilmi Yakup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahrul Ilmi Yakup. Tampilkan semua postingan

06/06/15

Perangkap Perjanjian Investasi

Bahrul Ilmi Yakup

Churchill Mining PLc dan Planet Mining Pty Ltd  sedang menuntut kompensasi berjumlah lebih dari 1 miliar dollar AS atau setara Rp 1,3 triliun  terhadap Pemerintah Indonesia. Mereka mengajukan tuntutan melalui badan arbitrase International Center for Settlement of Investment Disputes terkait dengan tindakan Pemerintah Indonesia yang mencabut izin pertambangan.

Saat ini, perkara tersebut menjelang putusan akhir yang membuat Pemerintah Indonesia patut merasa cemas. Sebab  dalam putusan pendahuluan, Majelis Arbitrase International Center for Settlement of Investment Disputes (ICSID) mengalahkan Indonesia dalam soal yurisdiksi ICSID.

27/09/13

Abnormalitas Pengaturan Pilkada

Bahrul Ilmi Yakup 

Pemilihan kepala daerah dapat disebut buah pahit produk era Reformasi. Konsekuensinya menelurkan pengalaman pahit bagi perjalanan pemerintahan negara, dan masyarakat.

Salah satu penyebabnya, pilkada langsung dipilih secara tergesa-gesa dalam euforia kebebasan pasca-keterkungkungan pada era Orde Baru tanpa pemahaman dan pengaturan yang memadai.

Pilkada langsung dipilih tanpa kajian akademik dan empiris yang determinatif. Hal itu kian diperparah dengan pengaturan secara sumir serta tidak jitu dalam UU No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagai pengganti UU No 22/1999. Oleh karena itu, logis jika dalam implementasi dan praksisnya saat ini pilkada langsung menimbulkan sejumlah permasalahan.