Tampilkan postingan dengan label Ilham Khoiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilham Khoiri. Tampilkan semua postingan

16/06/15

Tragedi Angeline, Alarm bagi Kita

Ilham Khoiri

Dua pekan ini, masyarakat Indonesia terharu biru oleh tragedi Engeline, bocah perempuan usia 8 tahun yang ditemukan tewas terkubur di rumah orangtua angkatnya di Denpasar, Bali. Tak hanya membuat publik terkesiap dengan seluk-beluk kisah kriminal yang mengudak emosi, drama ini juga bisa menjadi pintu masuk untuk kembali membicarakan lebih serius isu penelantaran anak dalam rumah tangga. Bagaimana semestinya kita, semua elemen bangsa ini, mengurus anak telantar, terutama mengawasi anak angkat?

Pada 16 Mei 2015, Engeline dinyatakan hilang saat bermain di depan rumah orangtua angkatnya, Margriet C Megawe, di Sanur, Bali. Ia dilaporkan tak pulang selama tiga hari. Keluarga melaporkan kasus ini ke Kepolisian Sektor Denpasar Timur.

16/12/13

Dari “Klik” Menjadi Aksi Politik

Ilham Khoiri

PADA  era Orde Baru, civil society mengorganisasi diri dalam sejumlah organisasi demi melawan pemerintahan otoriter. Kini, pada Era Reformasi, kecanggihan media sosial di dunia maya dimanfaatkan untuk menggalang aksi di dunia nyata.

Ingat awal Januari 2013, saat hakim Daming Sunusi melontarkan pernyataan yang melecehkan korban pemerkosaan saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan Hakim Agung di Komisi III DPR. Selebritas Melani Subono memprotes dan menuntut hakim itu minta maaf. Digalang lewat Twitter dan petisi di situs change.org yang dapat dukungan luas, Daming akhirnya gagal menjadi Hakim Agung.