Stanislaus Sandarupa
KINI telah hadir saat ketika benar-benar kita mengambil nasib tindakan kita dan nasib negara kita ke tangan kita sendiri. Hanya suatu bangsa yang cukup berani untuk mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dalam kekuatan (Soekarno, 17/8/05).
Sebanyak 33 butir rekomendasi Kongres Bahasa Indonesia 2013 untuk pemerintah (Kompas, 1/11/2013) menandakan pemerintah dan politisi belum serius mengembangkan bahasa Indonesia.
Semua butir itu, dan sejumlah kegiatan para pahlawan dalam memanfaatkan bahasa Indonesia untuk pembangunan NKRI, berkaitan dengan kesadaran metabahasa. Namun, dalam mengisi kemerdekaan, telah terjadi pemerkosaan terhadap kesadaran metabahasa itu sendiri.