Ahmad Rizky Mardhatillah Umar
PENGHITUNGAN suara Pemilu Legislatif 2014 memang belum usai. Akan tetapi, dari berbagai hitung cepat dan berbagai pertemuan politik yang mulai marak sepekan terakhir, banyak yang memprediksi kontestan Pilpres 2014 akan mengerucut ke tiga partai dengan jumlah suara paling signifikan: PDI-P, Golkar, dan Gerindra.
Beberapa pembicaraan soal koalisi sudah mengerucut pada capres PDI-P, Joko Widodo (Jokowi), dan capres Gerindra, Prabowo Subianto. Dua hal menarik dari peta ini. Pertama, menguatnya retorika nasionalisme dengan berbagai ekspresi politik. Retorika nasionalis ini dapat dilacak pada jargon ”Indonesia Hebat” ala PDI-P dan ”Ekonomi Kerakyatan” yang dibawa Prabowo.