Kumpulan Opini Kompas
Tampilkan postingan dengan label
Acep Iwan Saidi
.
Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label
Acep Iwan Saidi
.
Tampilkan semua postingan
02/01/15
Tubuh Digital, Tradisi Lisan Tersier
›
Acep Iwan Saidi DI tengah wacana pro-kontra pembatalan Kurikulum 2013, muncul gosip tentang tradisi berdoa bagi siswa sekolah dasar dan m...
02/12/14
Mengakhiri Kurikulum 2013
›
Acep Iwan Saidi Sambutan Mendikbud Anies Baswedan pada Hari Guru (25/11/2014) menarik disimak. Inilah pidato seorang menteri yang di dala...
24/10/14
Kabinet Semiotika Jokowi
›
Acep Iwan Saidi TANTANGAN pertama Joko Widodo dalam kepemimpinannya adalah membentuk kabinet baru. Profil kabinet ini tentu harus segar b...
20/08/14
Di Atas Kertas
›
Acep Iwan Saidi DI atas kertas, tidak ada undang-undang yang mengatur seorang anggota DPR eks koruptor untuk tidak diberikan pensiun. As...
30/07/14
Lapar
›
Acep Iwan Saidi ”Kelaparan adalah burung gagak yang licik dan hitam....” Demikian WS Rendra dalam salah satu puisinya, ”Doa Orang Lapar”....
21/06/14
Semiotika Politik Pilpres
›
Acep Iwan Saidi Pemilu Presiden 2014 terasa meniupkan aura lain. Mengasyikkan sekaligus mencemaskan. Mengasyikkan karena kita dapat meny...
21/05/14
Presiden Putih
›
Acep Iwan Saidi POLITIK kita kini cenderung menjadi soal penampakan. Dengan hal itu, politik menjelma ruang yang sarat tanda. Namun, tand...
03/05/14
Semiotika Buruh dan Barang
›
Acep Iwan Saidi Buruh meniscayakan barang. Meskipun digantikan mesin, posisi buruh di hadapan barang tak pernah hilang. Mesin butuh diope...
22/03/14
Suara
›
Acep Iwan Saidi SECARA etimologis, kata suara berasal dari bahasa Sanskerta, swara. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, suara diartikan s...
27/02/14
Nasib Presiden
›
Acep Iwan Saidi Esai ini ditulis setelah saya membaca buku Selalu Ada Pilihan karya Susilo Bambang Yudhoyono. Buku setebal 807 halaman i...
27/01/14
Semiotika Sosial 2014
›
Acep Iwan Saidi TAHUN politik. Demikian predikat yang dilekatkan kepada tahun 2014. Dalam perspektif semiotika, predikat ini penanda ya...
23/10/13
Semiotika Bunda Putri
›
Acep Iwan Saidi BUNDA Putri adalah nama pleonastis. Bunda dan Putri merupakan dua deiksis yang menunjuk pada persona sama: perempuan. S...
04/10/13
Ujian Nasional yang Permisif
›
Acep Iwan Saidi Ketika Kemdikbud menggembar-gemborkan Kurikulum 2013 dan ujian nasional sebagai ihwal akademik, bukan politik, saya men...
20/09/13
Lalu Lintas Besi
›
Acep Iwan Saidi Tabrakan maut mengentak kita lagi. Selain berbelasungkawa kepada para korban, marilah kita melihatnya dari perspektif la...
06/08/13
Pulang
›
Acep Iwan Saidi Pulang adalah salah satu momen terindah dalam perjalanan. Dalam pulang, kita bayangkan orang-orang yang ditinggalkan seda...
04/05/13
Pendidikan Minus Kebudayaan
›
Acep Iwan Saidi Sebagai berita, karut-marut pelaksanaan ujian nasional telah berlalu. Kita semua tahu belaka, dalam lima tahun terakhir s...
18/03/13
Bahasa sebagai "Parole"
›
Acep Iwan Saidi Tanggapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terhadap beberapa penulis tentang Kurikulum 2013 (Kompas, 7/3/20...
02/03/13
Petisi untuk Wapres
›
Acep Iwan Saidi Selamat pagi, Pak Wakil Presiden. Ketika tahun lalu Anda menulis esai bertajuk ”Pendidikan Kunci Pembangunan” (Kompas, 27...
20/10/12
Siapa Suruh Datang Jakarta
›
Acep Iwan Saidi Akhir Februari 2012 Jokowi datang ke Jakarta dengan sebuah harapan. Bukan untuk menjadi gubernur, melainkan mengantarkan ...
21/08/12
Genetika Pulang
›
Acep Iwan Saidi Mereka tidak jadi ke Njati, apalagi Solo. Sudah dua hari berturut-turut mencoba. Namun, mereka tetap gagal bersaing denga...
›
Beranda
Lihat versi web